Perbedaan Jenis Aki Mobil
Perbedaan jenis aki mobil antara aki kering dengan aki basah, mana yang lebih awet? accumulator atau accu atau Aki merupakan salah satu komponen penting dari mobil maupun motor. Fungsi aki untuk menyediakan listrik sementara kelistrikan guna menyuplai daya listrik pada komponen kendaraan bermotor.
Dalam mobil atau motor, umumnya terbagi menjadi golongan atas dua jenis. Penyebutan dalam kedua jenis aki biasanya menggunakan istilah aki kering dan aki basah. Meski terlihat berbeda dalam penyebutannya, sebenarnya aki tetap memakai cairan elektroda atau biasa dengan sebutan air aki.
Perbedaan Jenis Aki Mobil, Kering dan Basah
Perbedaan mendasar dalam aki kering dengan aki basah yaitu, aki kering memiliki cairan lebih padat dan berbentuk gel. Sedangan dalam aki basah, berbentuk cairan seperti air. Selain itu, aki basah memerlukan perawatan berkala, berbeda dengan aki kering, selama cara menggunakannya benar, aki kering tidak memerlukan perawatan khusus. Perbedaan lainnya, aki kering relatif lebih mahal daripada aki basah.

Gambar oleh Capri23auto dari Pixabay
Lalu, jenis mana yang lebih bagus, aki kering atau aki basah? Jawabnya, tergantung dari cara perawatan dan pemakaiannya. Jika Anda seseorang yang tidak memiliki waktu dalam perawatan aki, lebih baik menggunakan aki kering. Karena aki kering tidak memerlukan perawatan, hanya saja aki kering memiliki umur kurang lebih 2 tahun.
Kalau aki basah, harga relatif murah dan lebih awet. Tinggal bagaimana Anda melakukan perawatan, seperti menjaga volume air aki. Selalu cek air aki setiap 1-2 bulan, sesuaikan dengan tingkat penggunaan kendaraan Anda.



