Servis Berkala Mobil, Mana yang Dicapai Lebih Dulu?

    Beranda » Artikel » Servis Berkala Mobil, Mana yang Dicapai Lebih Dulu?

Servis Berkala Mobil, Mana yang Dicapai Lebih Dulu?

Servis berkala mobil biasanya perhitungan berdasarkan kilometer jarak tempuh atau waktu yang ditentukan oleh bengkel resminya. Akan tetapi, jika dilihat dari kondisi jalan raya sekarang ini yang penuh sesak dan terkadang macet, takaran odometer yang menunjukan jarak tempuh tidak lagi bisa dijadikan acuan. Terus, hal apa yang harus dijadikan patokan servis berkala mobil? Silakan simak artikel Santana Solo berikut ini.

Santana Rental Mobil Solo - Servis Berkala Mobil

Gambar oleh Skica911 dari Pixabay

Melihat bahwa perhitungan servis berkala mobil berdasarkan jarak tempuh kendaraan dirasa sudah kurang relevan saat ini, terutama di kota besar dan lebih pas jika dihitung berdasarkan waktu pemakaian.

Servis berkala mobil berdasarkan jarak tempuh mensyaratkan jarak tempuh mobil untuk kembali ke bengkel guna melakukan servis rutin, biasanya 10.000 km. Akan tetapi pada kenyataannya, mesin mobil bekerja jauh lebih lama ketimbang waktu yang sudah ditentukan lantaran terkendala macet di jalan atau memang malah jarang dipakai.

Secara teori, jarak tempuh 10.000 km dapat tercapai dalam waktu 6 bulan saja. Ini jika mobil dipakai sehari-hari, faktanya tidak demikian.

Info Lainnya:  10 Destinasi Paling Populer Yogyakarta

Masalahnya saat mesin mobil menyala, komponen di dalam mesin bekerja sangat keras tanpa mendapatkan pendinginan yang baik serta kondisi mobil idle atau netral membuat campuran bensin dan udara tidak mendekati komposisi yang ideal.

Tumpukan karbon sisa pembakaran akibat pembakaran tidak sempurna akan menempel di ruang bakar dan komponen bergerak sehingga membuat performa mesin menurun karena pembakaran bensin dan pergerakan komponen terhalang oleh kotoran. Oleh karena itu, servis berkala mobil dilihat dari jarak tempuh dinilai sudah tidak relevan lagi.

Servis Berkala Mobil, Jika Jarak Tidak Tercapai Lalu Bagaimana?

Tetap saja servis berkala mobil tiap 6 bulan sekali harus dilakukan. Karena pada saat mobil diam, terjadi proses oksidasi dari uap air yang berada di sekitar mobil. Lambat laun, air akan bercampur dengan oli mesin dan merusak senyawa kimia oli.

Termasuk pula bercampur dengan cairan mobil lainnya seperti minyak rem, minyak kopling, dan oli transmisi. Komponen mesin yang tidak bergerak juga menjadi rentan dihinggapi oleh karat dari proses oksidasi lantaran tidak pernah mendapatkan pelumasan dari oli.

Info Lainnya:  Rental Mobil HRV Solo Santana

Bagaimana Jika Mobil Sering Dipakai Sehingga Jarak Tempuh Bertambah Cepat?

Berbeda dengan skema sebelumnya, jika mobil Anda selalu dipakai jarak jauh dan jarak tempuhnya sudah memenuhi syarat meski waktunya belum. Segera lakukan servis rutin mobil sesegera mungkin. Apalagi mobil rental, harus sering dilakukan servis rutin untuk mendapatkan perawatan.

Untuk soal transportasi, Anda dapat mempercayakan kepada Santana Rental Mobil Solo. Selain menyediakan sewa mobil dinas dan rental mobil pernikahan, Santana Solo juga menyediakan rental bus pariwisata. Hubungi New Normal Santana Rental Mobil Solo sekarang juga untuk mendapatkan penawaran terbaik.