Wisata Candi Borobudur Selama Pandemi Corona
Wisata Candi Borobudur sekarang ini tidak sebebas dulu selama pandemi Corona Covid-19. Tidak hanya itu, Ratu Boko pun juga mengalami hal sama. Sejak 1 Juli 2020, Candi Borobudur dan Ratu Boko sudah dibuka untuk umum, meski baru tahap uji coba. New normal untuk destinasi wisata yang berlokasi di Jawa Tengah ini diberlakukan. Jika Anda ingin berencana mengunjungi tempat wisata tersebut, pastikan untuk mematuhi protokol kesehatan yang diberlakukan.

Gambar oleh Jonathan Smit dari Pixabay
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC Persero), selaku pihak pengelola kawasan wisata tersebut sudah memberlakukan uji coba protokol kesehatan. Ini terbukti adanya papan informasi tentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang dipasang diberbagai lokasi di kawasan wisata. Protokol kesehatan tersebut seperti menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak antar pengunjung (social dan physical distancing).
Seperti protokol kesehatan yang diberlakukan di berbagai tempat lainnya, para pengunjung akan dicek terlebih dahulu suhu tubuhnya. Adapun kriteria untuk hasil pengecekan suhu tubuh seperti berikut ini:
- Pengunjung dengan suhu di bawah 37,5 derajat celcius diberi stiker warna hijau.
- Pengunjung dengan suhu di atas 37,5 sampai 37,8 derajat celcius diberi stiker warna kuning.
- Pengunjung dengan suhu di atas 37,8 derajat celcius akan diberi stiker warna merah.
Kemudian, setelah pengecekan, sebelum membeli tiket di lokasi pembelian tiket, pengunjung diharuskan untuk mencuci tangan dan melewati bilik semprot desinfektan. Dianjurkan, untuk metode pembayaran pembelian tiket masuk menggunakan non-tunai. Namun, pengunjung juga dapat membeli tiket dengan cara tunai. Selain itu, melalui website resmi borobudur , pengunjung dapat membeli tiket secara online.
Jam Buka Wisata Candi Borobudur Selama Pandemi Corona
Setelah mendapatkan tiket masuk lokasi wisata, pengunjung dapat memasuki:
- Candi Borobudur dibuka pukul 08.00 – 16.00 WIB
- Ratu Boko dibuka pukul 09.00 – 16.00 WIB
Dalam kurun waktu tersebut ada jeda istirahat selama 1 jam untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan.
Pembatasan jumlah pengunjung pun dilakukan oleh PT TWC, maksimal jumlah pengunjung 25% atau sekitar 1.500 pengunjung dalam setiap harinya. Pengunjung yang berwisata di Candi Borobudur hanya diperbolehkan sampai di pelataran candi (Zona 1) yang dibatasi hanya 140 pengunjung untuk tiap jamnya.
Diberlakukannya protokol kesehatan sangat penting guna pencegahan virus Corona Covid-19 di Indonesia.
Untuk soal transportasi, Anda dapat mempercayakan kepada Santana Rental Mobil Solo. Selain menyediakan sewa mobil dinas dan rental mobil pernikahan, Santana Solo juga menyediakan rental bus pariwisata. Hubungi Santana Rental Mobil Solo sekarang juga untuk mendapatkan penawaran terbaik.



